Mediation as a Medical Dispute Settlement Tool at the Hospital

Authors

  • Benny H.L. Situmorang Stikes Widya Nusantara Palu, Kota Palu, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.61841/718b6b06

Keywords:

Mediation, Medical Dispute

Abstract

This study aims to determine the mediation efforts in resolving medical disputes in hospitals and to find out the legal protection of doctors in the occurrence of medical disputes in hospitals. This research is empirical normative research. Qualified data as primary data and secondary data. Primary data is obtained from respondents

/ sources related to mediation as a medical dispute resolution tool. The secondary data is obtained by collecting various literature. Then the data is analyzed qualitatively. The results of this study indicate that: (1) mediation has the role of preserving living traditions among Indonesian people. Indonesian culture prioritizes deliberation to reach an agreement (consensus) in order to resolve peacefully, even though it must sacrifice personal rights and interests.

(2) In any legal relationship between health workers and patients they contain the rights and obligations of each party, the form from law to rights and obligations occur by mediating the events, circumstances or actions of people who are legally connected with the consequences. The rights and obligations of health workers in health law in article 53, namely health workers are entitled to obtain legal protection in carrying out their duties in accordance with their profession and health workers in carrying out their duties are obliged to meet professional standards and respect the rights of patients.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Achmad Ali. 2002. Menguak tabir Hukum. Edisi Kedua. Jakarta: PT. Toko Gunung Agung, Tbk.

2. Amir, ilyas .2012. Asas-asas Hukum Pidana , Maharya Rangkang, Yogyakarta

3. Amir Ilyas. 2014. Pertanggungjawaban Pidana Dokter Dalam Malpraktik Medik Di Rumah Sakit. Yogyakarta. Rangkang Education dan Republik Institute.

4. Amir, Amri dan Jusuf Hanafiah. 2008. “Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan”. Ed. 4. Jakarta. EGC.

5. A.Syukur, Fatahillah. 2012. Mediasi Yudisial di Indonesia. Peluang dan Tantangan dalam Memajukan Sistem Peradilan. Mandar Maju. Bandung.

6. Al Purwohadiwardoyo. 1989. Etika Medis, Kanisius. Yogyakarta.

7. Bahder Johan Nasution. 2005. Hukum Kesehatan Pertanggungjawaban Dokter. Jakarta. PT. Rineka Cipta.

8. Budiningsih, Yulidkk. 2012. “Kode Etik Kedokteran Indonesia”. Jakarta. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.

9. Charles JP. Siregar. 2003. . “Kode Etik Kedokteran Indonesia”. Jakarta. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia.

10. Chandra Irawan. 2010. Aspek Hukum dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa DiLuar Pengadilan (Alternative Disputes Resolution) di Indonesia. Mandar Maju. Bandung.

11. Celina Tri Siwi Kristiyanti. 2009. Hukum Perlindungan Konsumen, Sinar Grafika. Jakarta.

12. Desriza Ratman. 2012. Mediasi Nonlitigasi Trhadap Sengketa Medik Dengan Konsep Win-Win Solution Elex media komputindo. Jakarta.

13. Endang Kusuma Astuti. 2003. Tanggungjawab Hukum Dokter dalam Upaya Pelayanan Medis Kepada Pasien. Aneka Wacama tentang Hukum. Kanisius. Yogyakarta,

14. Gunawan Widjaya. 2005. Alternatif Penyelesaian Sengketa. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

15. Hamzah, Andi. 1987. Surat Dakwaan. Alumni Bandung.

16. Hariyani, S. 2005. Sengketa Medik Alternatif Penyelesaian Peselisihan Antara Dokter dengan Pasien. Jakarta. Diadit Media.

17. Hendrojono, Soewono. 2007. Batas Pertanggungjawaban Hukum Malpraktik Kedokteran dalam Transaksi Teurapetik. Surabaya. Srikandi.

18. Hermien Hadiati Koeswadji. 1984. Hukum dan Masalah Medik. Airlangga University Press. Surabaya.

19. Junaidi Eddy. 2011. Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Medis. Jakarta. Rajagrafindo Persada.

20. Junaidi Eddy. 2012. Mediasi Nonlitigasi Trhadap Sengketa Medik Dengan Konsep Win-Win Solution. Elex media komputindo. Jakarta.

21. Joni Africo. 2016. Hukum Kesehatan dan Hukum Kedokteran. Grafikatama. Jakarta.

22. Rahmadi, Takdir. 2010. Mediasi: Penyelesaian sengketa melalui pendekatan mufakat. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.

23. Ruth Carlton. 2008. Hukum dan Masalah Medik. Airlangga University Press. Surabaya.

24. Samsi Jacobalis. 2005. Perkembangan Ilmu Kedokteran, Etika Medis, dan Bioetika. CV Sagung Seto bekerja sama dengan Universitas Tarumanegara. Jakarta.

25. Supriadi. 2001. Sengketa Medik, Alternatif Penyelesaian Perselisihan antara Dokter dengan pasien. Diadit Media. Jakarta.

26. Suyud Margono. 2010. Aspek Hukum Komersialisasi Aset Intelektual, Nuansa Aulia. Bandung.

27. Soekanto, Soerjono. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.

28. Takdir Rahmadi. 2010; Mediasi, Penyelesaian Sengketa Melalui Pendekatan Mufakat. Rawali pers. Jakarta.

29. Wila Chandrawila Supriadi. 2001. Hukum Kedokteran. Bandung. Mandar Maju.

30. Laws

31. Laws No 29/2004 about Medical Practice

32. Laws No 36/2014 about Health Worker

33. PERMA No 1/2016 about Mediation.

Downloads

Published

31.10.2020

How to Cite

Situmorang, B. H. (2020). Mediation as a Medical Dispute Settlement Tool at the Hospital. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(8), 2850-2859. https://doi.org/10.61841/718b6b06